Ketahui 24 Manfaat Sabun Sereh NASA untuk Wajah, Kulit Cerah Berseri!

Selasa, 6 Januari 2026 oleh journal

Pemanfaatan ekstrak tumbuhan aromatik dalam produk perawatan kulit wajah merupakan pendekatan yang memadukan kearifan tradisional dengan validasi ilmiah modern.

Salah satu bahan yang populer digunakan adalah minyak atsiri dari tanaman sereh dapur (Cymbopogon citratus), yang diaplikasikan dalam bentuk sabun pembersih.

Ketahui 24 Manfaat Sabun Sereh NASA untuk Wajah,...

Formulasi semacam ini dirancang untuk membersihkan kulit sekaligus memberikan efek terapeutik berdasarkan senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya, seperti citral, geraniol, dan myrcene.

Produk ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit dengan mengandalkan properti farmakologis dari ekstrak alaminya.

manfaat sabun sereh nasa untuk wajah

  1. Aktivitas Antibakteri yang Signifikan. Ekstrak sereh telah terbukti secara ilmiah memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen pada kulit.

    Senyawa utamanya, citral, menunjukkan efektivitas tinggi dalam melawan bakteri Propionibacterium acnes, yang merupakan salah satu penyebab utama timbulnya jerawat.

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology menjelaskan bahwa mekanisme kerja citral adalah dengan merusak membran sel bakteri, sehingga menghambat proliferasi dan penyebarannya.

    Penggunaan sabun yang mengandung sereh secara teratur dapat membantu mengurangi populasi bakteri pada permukaan wajah dan di dalam pori-pori.

  2. Mengurangi Peradangan Jerawat. Selain melawan bakteri, sereh juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat yang dapat membantu meredakan peradangan pada kulit.

    Jerawat seringkali disertai dengan kemerahan, pembengkakan, dan rasa nyeri yang merupakan respons inflamasi tubuh terhadap infeksi bakteri.

    Kandungan senyawa seperti geraniol dan limonene dalam sereh bekerja dengan cara menghambat mediator pro-inflamasi, sehingga membantu menenangkan kulit yang meradang.

    Hal ini menjadikan sabun sereh pilihan yang baik untuk merawat kulit yang rentan berjerawat dan sensitif.

  3. Mengontrol Produksi Sebum Berlebih. Kulit berminyak disebabkan oleh kelenjar sebasea yang terlalu aktif menghasilkan sebum atau minyak alami.

    Sereh memiliki sifat sebagai astringen alami, yang berarti dapat membantu mengencangkan pori-pori dan mengurangi sekresi minyak yang berlebihan.

    Dengan mengontrol produksi sebum, sabun sereh membantu menjaga kulit wajah agar tidak terlalu mengkilap dan mengurangi risiko penyumbatan pori-pori.

    Penggunaan rutin dapat menciptakan keseimbangan kelembapan pada kulit, khususnya bagi individu dengan tipe kulit berminyak atau kombinasi.

  4. Membersihkan Pori-pori Secara Mendalam. Kemampuan sereh sebagai agen pembersih yang efektif tidak hanya terbatas pada permukaan kulit. Sifat antiseptik dan astringennya mampu menembus ke dalam pori-pori untuk mengangkat kotoran, sisa riasan, dan minyak yang terperangkap.

    Proses pembersihan mendalam ini sangat penting untuk mencegah terbentuknya komedo, baik komedo hitam (blackhead) maupun komedo putih (whitehead). Kulit yang bersih hingga ke pori-pori akan terlihat lebih cerah dan terasa lebih halus.

  5. Aktivitas Antijamur. Selain bakteri, kulit wajah juga rentan terhadap infeksi jamur, seperti panu (tinea versicolor) yang disebabkan oleh jamur Malassezia.

    Penelitian dalam bidang mikologi telah menunjukkan bahwa minyak atsiri sereh memiliki aktivitas fungisida atau antijamur yang poten. Senyawa-senyawa di dalamnya dapat mengganggu struktur sel jamur dan menghambat pertumbuhannya.

    Oleh karena itu, sabun sereh dapat digunakan sebagai tindakan preventif atau terapi pendukung untuk mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh jamur.

  6. Kaya akan Antioksidan. Sereh mengandung berbagai senyawa antioksidan, termasuk flavonoid dan fenolik, yang berperan penting dalam melindungi kulit dari kerusakan.

    Antioksidan bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang berasal dari paparan sinar UV, polusi, dan stres metabolik.

    Kerusakan akibat radikal bebas merupakan faktor utama penyebab penuaan dini, seperti munculnya garis halus, kerutan, dan bintik hitam. Dengan demikian, sabun sereh membantu menjaga keremajaan dan kesehatan sel-sel kulit.

  7. Mencegah Penuaan Dini. Berkat kandungan antioksidannya yang tinggi, penggunaan sabun sereh secara teratur dapat membantu memperlambat tanda-tanda penuaan pada kulit wajah.

    Radikal bebas merusak kolagen dan elastin, dua protein penting yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Dengan memberikan perlindungan antioksidan, sabun sereh membantu memelihara integritas struktur kulit.

    Hal ini berkontribusi pada penampilan kulit yang lebih kencang, kenyal, dan awet muda dalam jangka panjang.

  8. Mencerahkan Kulit Wajah. Kulit kusam seringkali disebabkan oleh penumpukan sel-sel kulit mati dan kotoran di permukaan. Sifat pembersih dan eksfoliasi ringan dari sabun sereh membantu mengangkat lapisan sel mati tersebut.

    Proses ini merangsang regenerasi sel kulit baru yang lebih sehat dan cerah. Hasilnya, kulit wajah tampak lebih bercahaya, segar, dan tidak kusam setelah penggunaan yang konsisten.

  9. Menyamarkan Noda Hitam. Noda hitam atau hiperpigmentasi pasca-inflamasi seringkali muncul setelah jerawat sembuh. Sifat anti-inflamasi pada sereh membantu mengurangi peradangan awal, yang dapat meminimalkan risiko timbulnya noda.

    Selain itu, efek pencerah dari sereh yang mendorong regenerasi sel kulit juga turut membantu memudarkan noda hitam yang sudah ada secara bertahap.

    Seiring waktu, warna kulit akan terlihat lebih merata dan bekas jerawat menjadi kurang terlihat.

  10. Efek Detoksifikasi Kulit. Lingkungan yang penuh polusi dapat menyebabkan penumpukan toksin pada permukaan kulit, yang menyumbat pori-pori dan memicu iritasi. Sereh memiliki sifat detoksifikasi yang membantu membersihkan kulit dari polutan dan kotoran lingkungan.

    Penggunaannya membantu mengeluarkan racun dari pori-pori, menjadikan kulit lebih sehat dan mampu berfungsi secara optimal. Proses detoksifikasi ini penting untuk menjaga vitalitas dan kejernihan kulit wajah.

  11. Memberikan Efek Relaksasi Aromaterapi. Aroma khas sereh yang segar dan menenangkan memiliki efek terapeutik pada sistem saraf. Saat digunakan untuk mencuci wajah, aroma yang dilepaskan dapat membantu mengurangi stres dan ketegangan.

    Stres diketahui sebagai salah satu pemicu masalah kulit seperti jerawat dan eksim. Oleh karena itu, penggunaan sabun sereh tidak hanya memberikan manfaat fisik bagi kulit, tetapi juga manfaat psikologis yang mendukung kesehatan kulit secara holistik.

  12. Meningkatkan Sirkulasi Darah. Pijatan lembut saat mengaplikasikan sabun sereh pada wajah dapat merangsang sirkulasi darah di bawah permukaan kulit. Sifat hangat dari sereh juga dapat membantu melancarkan peredaran darah.

    Sirkulasi yang baik memastikan sel-sel kulit mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk regenerasi dan perbaikan. Hasilnya adalah kulit yang tampak lebih sehat, merona, dan berenergi.

  13. Sifat Antiseptik Alami. Sifat antiseptik sereh menjadikannya bahan yang efektif untuk membersihkan luka kecil atau goresan pada wajah. Kemampuannya untuk membunuh mikroorganisme dapat mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.

    Ini sangat bermanfaat untuk melindungi kulit dari kontaminasi bakteri setelah melakukan ekstraksi komedo atau saat ada luka kecil lainnya. Penggunaan sabun sereh membantu menjaga kebersihan kulit secara menyeluruh.

  14. Membantu Mengecilkan Tampilan Pori-pori. Sebagai astringen alami, sereh dapat memberikan efek mengencangkan pada kulit. Hal ini membuat pori-pori yang tadinya terlihat besar dan terbuka menjadi tampak lebih kecil dan rapat.

    Tampilan pori-pori yang lebih kecil memberikan tekstur kulit yang lebih halus dan mulus. Efek ini sangat diinginkan bagi mereka yang memiliki masalah dengan pori-pori besar, terutama pada area T-zone.

  15. Menyeimbangkan pH Kulit. Sabun yang diformulasikan dengan baik, termasuk yang berbasis bahan alami seperti sereh, dapat membantu menjaga keseimbangan pH alami kulit.

    Kulit memiliki lapisan pelindung asam (acid mantle) yang berfungsi untuk melindunginya dari bakteri dan polutan.

    Sabun sereh yang lembut membantu membersihkan tanpa merusak lapisan pelindung ini, sehingga pH kulit tetap terjaga dalam rentang idealnya, yaitu sekitar 4.7 hingga 5.75.

  16. Melembutkan dan Menghaluskan Kulit. Meskipun memiliki sifat astringen, formulasi sabun sereh yang seimbang tidak akan membuat kulit menjadi kering.

    Sebaliknya, dengan mengangkat sel kulit mati dan kotoran, sabun ini akan menampakkan lapisan kulit baru yang lebih lembut dan halus.

    Beberapa formulasi juga seringkali diperkaya dengan bahan pelembap alami lainnya untuk memastikan kulit tetap terhidrasi setelah dibersihkan. Hasilnya adalah kulit yang terasa kenyal dan lembut saat disentuh.

  17. Mengurangi Gatal pada Kulit. Sifat anti-inflamasi dan menenangkan dari sereh dapat membantu meredakan rasa gatal yang disebabkan oleh iritasi ringan, gigitan serangga, atau kondisi kulit tertentu.

    Penggunaannya dapat memberikan sensasi sejuk dan nyaman pada kulit yang gatal. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk membersihkan wajah saat kulit sedang mengalami iritasi atau reaksi alergi ringan.

  18. Sebagai Deodoran Alami. Sereh dikenal luas karena kemampuannya dalam menetralisir bau tidak sedap berkat sifat antibakterinya. Bakteri pada kulit merupakan penyebab utama bau badan.

    Meskipun lebih relevan untuk tubuh, sifat ini juga bermanfaat untuk wajah, terutama bagi individu yang banyak berkeringat, untuk memastikan kulit wajah tetap terasa segar sepanjang hari.

  19. Mempercepat Penyembuhan Luka. Berkat kombinasi sifat antiseptik, antibakteri, dan anti-inflamasinya, sereh dapat mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.

    Dengan menjaga area luka tetap bersih dari mikroba dan mengurangi peradangan, proses regenerasi jaringan kulit dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

    Hal ini sangat berguna untuk mempercepat pemulihan kulit setelah mengalami luka akibat jerawat atau goresan.

  20. Cocok untuk Kulit Rentan Komedo. Individu dengan kulit yang mudah berkomedo akan mendapatkan manfaat besar dari sabun sereh.

    Kemampuannya untuk mengontrol minyak, membersihkan pori-pori secara mendalam, dan sifat antibakterinya secara sinergis bekerja untuk mencegah pembentukan komedo.

    Penggunaan rutin akan mengurangi kemungkinan pori-pori tersumbat oleh campuran sebum dan sel kulit mati, yang merupakan cikal bakal komedo.

  21. Menyegarkan Kulit Wajah. Sensasi dan aroma sereh memberikan efek menyegarkan secara instan pada kulit. Penggunaannya di pagi hari dapat membantu membangunkan kulit dan memberikan perasaan segar untuk memulai aktivitas.

    Sementara itu, penggunaan di malam hari membantu membersihkan semua kotoran dan kelelahan setelah seharian beraktivitas, membuat kulit terasa bersih dan rileks.

  22. Mengurangi Risiko Dermatitis Kontak. Dibandingkan dengan sabun yang mengandung bahan kimia sintetis yang keras seperti sulfat atau paraben, sabun berbahan dasar alami seperti sereh memiliki risiko lebih rendah untuk menyebabkan dermatitis kontak iritan.

    Bagi pemilik kulit sensitif, memilih produk dengan bahan alami dapat menjadi alternatif yang lebih aman. Meskipun demikian, uji tempel (patch test) tetap dianjurkan untuk memastikan tidak ada reaksi alergi terhadap minyak atsiri sereh itu sendiri.

  23. Memperkuat Lapisan Pelindung Kulit (Skin Barrier). Dengan menyeimbangkan produksi sebum dan menjaga pH kulit, sabun sereh secara tidak langsung membantu memperkuat fungsi lapisan pelindung kulit.

    Skin barrier yang sehat sangat penting untuk menjaga kelembapan kulit dan melindunginya dari agresor eksternal. Ketika barrier ini berfungsi optimal, kulit menjadi lebih tahan terhadap iritasi, dehidrasi, dan infeksi.

  24. Bahan Alami yang Berkelanjutan. Sereh merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan dan tidak memerlukan perawatan intensif, menjadikannya sumber bahan baku yang relatif berkelanjutan.

    Memilih produk perawatan kulit yang berasal dari sumber daya alam terbarukan merupakan langkah positif bagi konsumen yang peduli terhadap lingkungan.

    Penggunaan bahan-bahan seperti sereh mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan produksi bahan kimia sintetis.