Wajib Tahu! Ketahui 6 Manfaat Lervia Milk untuk Kulit Cerah Alami – E-Journal

Senin, 21 Juli 2025 oleh journal

Produk perawatan kulit berbasis susu seringkali diformulasikan untuk membersihkan sekaligus menutrisi kulit.

Sabun mandi yang mengandung ekstrak susu, seperti Lervia Milk, memanfaatkan komponen bioaktif alami yang terdapat dalam susu untuk memberikan manfaat tambahan melampaui fungsi pembersih dasar.

Kandungan protein, lipid, vitamin, dan asam alfa-hidroksi (AHA) alami dalam susu berkontribusi pada sifat terapeutik dan kosmetik produk ini, menjadikannya pilihan populer dalam regimen perawatan kulit.

Formulasi semacam ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan kelembapan kulit sambil membersihkan kotoran dan minyak.

manfaat sabun lervia milk

  1. Melembapkan Kulit

    Susu kaya akan lipid, protein, dan karbohidrat yang esensial untuk menjaga hidrasi kulit. Komponen-komponen ini bekerja sinergis untuk membentuk lapisan oklusif ringan pada permukaan kulit.

    Wajib Tahu! Ketahui 6 Manfaat Lervia Milk untuk...

    Lapisan ini secara efektif membantu mengurangi Trans-Epidermal Water Loss (TEWL), sebuah proses di mana kelembapan menguap dari kulit. Penurunan TEWL sangat penting untuk mempertahankan tingkat hidrasi yang optimal dan mencegah kekeringan.

    Selain itu, asam laktat yang merupakan bagian dari kelompok Alpha Hydroxy Acids (AHAs) berfungsi sebagai humektan alami.

    Humektan ini secara aktif menarik dan mengikat molekul air dari lingkungan ke dalam lapisan epidermis, sebagaimana dijelaskan dalam banyak literatur dermatologi mengenai bahan pelembap efektif.

  2. Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit

    Asam laktat yang terkandung secara alami dalam susu berfungsi sebagai agen eksfoliasi kimiawi yang ringan. Bahan ini bekerja dengan melonggarkan ikatan antar sel kulit mati pada lapisan stratum korneum.

    Proses eksfoliasi ini memfasilitasi pengangkatan sel kulit kusam dan rusak, mempercepat proses pergantian sel kulit yang alami. Pembaharuan sel ini mengungkap lapisan kulit yang lebih segar dan baru di bawahnya.

    Secara bertahap, penggunaan rutin dapat membantu mengurangi tampilan noda hitam, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, dan meratakan pigmen kulit secara keseluruhan.

    Efek ini telah didokumentasikan dalam penelitian tentang manfaat Alpha Hydroxy Acids (AHAs) dalam kosmetologi, seperti yang dipublikasikan oleh Van Scott dan Yu.

  3. Mengandung Antioksidan Alami

    Susu, sebagai bahan dasar, diketahui mengandung berbagai vitamin dan mineral esensial, termasuk vitamin A, D, dan E, serta selenium. Nutrisi ini dikenal luas memiliki sifat antioksidan yang kuat.

    Antioksidan berperan krusial dalam menetralkan radikal bebas, molekul tidak stabil yang terbentuk akibat paparan polusi, sinar UV, dan stres lingkungan. Radikal bebas merupakan penyebab utama kerusakan sel kulit dan penuaan dini.

    Dengan demikian, formulasi sabun yang diperkaya ekstrak susu dapat membantu memberikan perlindungan tambahan terhadap stres oksidatif.

    Perlindungan ini mendukung kesehatan kulit jangka panjang dan menjaga integritas seluler, seperti yang ditekankan dalam studi tentang peran antioksidan dalam dermatologi.

  4. Menenangkan dan Mengurangi Iritasi

    Protein susu, seperti kasein dan whey protein, memiliki sifat anti-inflamasi ringan yang dapat memberikan efek menenangkan pada kulit. Kandungan lipid dalam susu juga berkontribusi pada pembentukan barier pelindung.

    Barier ini membantu menenangkan kulit yang teriritasi atau sensitif, mengurangi kemerahan, dan meminimalkan rasa gatal atau tidak nyaman. Efek emolien dari lemak susu juga berperan dalam meredakan kekeringan dan ketidaknyamanan.

    Oleh karena itu, sabun berbasis susu seringkali direkomendasikan untuk individu dengan kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu yang membutuhkan pembersihan lembut tanpa memicu iritasi lebih lanjut.

    Mekanisme ini sering dimanfaatkan dalam produk perawatan kulit dermatologis untuk kulit reaktif.

  5. Mendukung Regenerasi Sel Kulit

    Eksfoliasi ringan yang difasilitasi oleh asam laktat secara tidak langsung merangsang proses pembaharuan sel kulit. Dengan mengangkat sel kulit mati, kulit secara alami didorong untuk memproduksi sel-sel baru yang lebih sehat.

    Proses regenerasi sel yang teratur sangat penting untuk menjaga fungsi barier kulit yang optimal dan kekenyalan kulit. Kulit yang beregenerasi dengan baik cenderung lebih kuat dalam menghadapi agresor lingkungan.

    Secara keseluruhan, stimulasi regenerasi ini berkontribusi pada penampilan kulit yang lebih segar, halus, dan bercahaya. Ini merupakan prinsip dasar fisiologi kulit yang mendukung pemeliharaan integritas dan vitalitas kulit seiring waktu.

  6. Pembersihan Kulit yang Lembut

    Formulasi sabun yang mengandung ekstrak susu seringkali dirancang untuk memiliki pH yang lebih seimbang, mendekati pH alami kulit. Hal ini meminimalkan gangguan pada mantel asam kulit, yang penting untuk perlindungan.

    Kandungan emolien dari susu juga membantu memastikan bahwa proses pembersihan tidak mengikis kelembapan alami kulit secara berlebihan. Ini berbeda dengan beberapa sabun keras yang dapat menyebabkan kulit terasa kering dan "ketat" setelah dicuci.

    Pembersihan yang lembut sangat krusial untuk menjaga integritas barier kulit, mencegah kekeringan, dan mengurangi risiko iritasi. Pendekatan ini merupakan aspek fundamental dalam dermatologi kosmetik untuk regimen perawatan kulit sehari-hari yang sehat dan berkelanjutan.