Wajib Simak! Ketahui 5 Manfaat Sabun Beras Mamaya, Cerahkan Kulitmu! – E-Journal
Sabtu, 20 September 2025 oleh journal
Sabun yang diformulasikan dengan ekstrak beras telah lama dikenal dalam tradisi perawatan kulit Asia, khususnya di negara-negara seperti Jepang, Korea, dan Thailand.
Produk ini umumnya memanfaatkan komponen bioaktif yang ditemukan dalam beras, seperti asam ferulat, gamma-oryzanol, dan berbagai vitamin, untuk memberikan nutrisi esensial pada kulit.
Kehadiran pati beras dan protein juga berkontribusi pada tekstur dan manfaat pembersihannya, menjadikan sabun jenis ini pilihan populer untuk perawatan kulit sehari-hari.
Formulasi modern seringkali mengintegrasikan bahan-bahan tambahan untuk meningkatkan efektivitasnya dalam merawat berbagai kondisi kulit, menawarkan solusi perawatan yang komprehensif.
manfaat sabun beras mamaya
- Mencerahkan Kulit
Ekstrak beras kaya akan senyawa seperti asam ferulat, gamma-oryzanol, dan asam fitat, yang dikenal memiliki sifat pencerah kulit.
Asam ferulat dan gamma-oryzanol, misalnya, telah diteliti menunjukkan kemampuan menghambat aktivitas tirosinase, enzim kunci dalam produksi melanin, sebagaimana dilaporkan dalam studi yang dipublikasikan di "Journal of Cosmetic Science".
Penghambatan produksi melanin ini secara langsung berkontribusi pada penurunan pigmen gelap pada kulit.
Penggunaan rutin produk yang mengandung ekstrak beras dapat membantu mengurangi tampilan kulit kusam dan meratakan warna kulit, memberikan efek cerah alami yang lebih merata.
- Melembapkan Kulit
Kandungan squalene, asam lemak esensial, dan vitamin E dalam minyak bekatul beras sangat bermanfaat untuk menjaga hidrasi kulit.
Komponen-komponen ini membantu memperkuat barier lipid kulit, sehingga mengurangi kehilangan air transepidermal (TEWL) dan menjaga kelembapan kulit tetap optimal. Lipid kulit yang sehat adalah krusial untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kulit tetap kenyal.
Penelitian yang diterbitkan dalam "International Journal of Dermatology" menyoroti peran emolien alami dalam mempertahankan integritas barier kulit, yang secara langsung berkorelasi dengan tingkat hidrasi dan kelembutan kulit.
- Mengurangi Hiperpigmentasi dan Noda Hitam
Asam fitat yang terdapat dalam beras berfungsi sebagai agen eksfoliasi ringan yang membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi sel, sehingga dapat memudarkan noda hitam dan bintik-bintik gelap.
Proses eksfoliasi ini membantu menyingkirkan sel-sel kulit yang mengandung melanin berlebih di permukaan.
Selain itu, sifat antioksidan dari asam ferulat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memperburuk hiperpigmentasi dan memicu pembentukan noda baru.
Efektivitas bahan-bahan ini dalam mengatasi masalah pigmentasi telah banyak dibahas dalam literatur dermatologi, termasuk ulasan oleh R. C. Draelos mengenai bahan-bahan kosmetik yang efektif.
- Anti-inflamasi dan Menenangkan Kulit
Gamma-oryzanol dan senyawa fenolik lainnya dalam beras memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, menjadikannya bermanfaat untuk kulit sensitif atau teriritasi.
Senyawa ini dapat membantu menenangkan kemerahan dan mengurangi peradangan, memberikan efek nyaman pada kulit yang mengalami iritasi. Kemampuan menenangkan ini sangat berharga bagi individu dengan kondisi kulit reaktif atau rentan terhadap kemerahan.
Studi mengenai ekstrak botani dalam "Journal of Ethnopharmacology" sering kali menunjukkan potensi anti-inflamasi dari bahan-bahan alami seperti beras, mendukung penggunaannya dalam produk perawatan kulit untuk kondisi sensitif.
- Antioksidan dan Perlindungan dari Radikal Bebas
Beras merupakan sumber kaya antioksidan, termasuk asam ferulat, gamma-oryzanol, dan tokoferol (vitamin E), yang bekerja secara sinergis untuk melindungi kulit dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Paparan polusi dan radiasi UV dapat memicu pembentukan radikal bebas yang merusak sel kulit dan mempercepat penuaan dini.
Antioksidan ini membentuk garis pertahanan, menetralkan radikal bebas dan membantu menjaga kesehatan serta vitalitas kulit, sebagaimana ditekankan dalam publikasi seperti "Oxidative Medicine and Cellular Longevity".
Perlindungan ini esensial untuk mempertahankan penampilan kulit yang muda dan sehat dalam jangka panjang.